(021) 78848321 / e-learning@penabulu.id

MENU

Pelatihan

Pengukuran Kinerja Kampanye Berdasarkan Prinsip Internasional

Cara lama mengukur kinerja kampanye harus ditinggalkan. Kini, ada cara baru yang dicetuskan oleh AMEC melalui Barcelona Principle. Tapi, kamu pasti bertanya siapa AMEC dan apa itu Barcelona Principle?

Buat kamu yang tidak hadir di Pelatihan “Pengenalan Terhadap Pengukuran dan Evaluasi Kampanye Berdasarkan Panduan AMEC”, Kamis, 16 Juni 2022, nggak perlu khawatir. Kami bagikan pembelajaran tentang topik pelatihan kemarin.

Siapa AMEC

AMEC merupakan akronim dari the International Association for Measurement and Evaluation of Communication, atau Asosiasi media komunikasi terbesar di dunia. Tahun 2010, 180 anggota dari 86 negara, melahirkan “Prinsip Barcelona” yang isinya mengenai kerangka evaluasi terpadu dan pemetaan kematangan pengukuran komunikasi.

Prinsip Barcelona

 

Dulu, kinerja suatu kampanye diukur dari jumlah artikel yang tersebar di media. Penyebaran ini dilakukan biasanya setelah press conference, launching, dan lainnya yang terkait. Pengukuran ini tidak lagi sesuai dan SALAH selama puluhan tahun. Lalu, bagaimana Prinsip Barcelona itu?

Juan Laingnardo terlebih dahulu menjelaskan jenis platform Instagram dan Twitter yang banyak dipilih atau digunakan generasi Z atau Gen Z. Felicia Nugroho bilang, “Gen Z inilah yang akan menjadi target audiens kita. Sebab mereka yang nantinya akan menguasai masa depan.” Oleh sebab itu, organisasi perlu mempelajari mereka.”

Dalam Prinsip Barcelona, sebelum melakukan kampanye sosial, pertama: organisasi sebaiknya mengenali Tujuan Organisasi yang Jelas. Kemudian, memahami alasan mengapa komunikasi tersebut penting untuk kampanye? Organisasi akan mengukur kinerja berdasarkan awareness, attitude, dan behaviour yang diharapkan dari kampanye.

Baru selanjutnya menentukan Tujuan Komunikasi yang akan Dicapai, harus SMART (smart, measureable, attainable, relevant, time-based).

Kedua, menentukan target audiens. Rencanakan strategi, analisis situasi, sumber daya, dan hasil riset awal.

Ketiga, mendesain kegiatan, melalui PESO (paid, earned, share, owned media).
*) PESO juga dibahas di pelatihan #1 “Dasar-Dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan yang Efektif”.

Pasti kamu ingin lebih jelas lagi tentang target audiens dan PESO. Saksikan video pelatihan ini. Kamu juga akan mempelajari bagaimana mengukur dan mengevaluasi output, outcome, outtakes, dan impact dari kampanye yang telah dilakukan.

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Penyedia Layanan

Pakar/ Narasumber

Jumlah Peserta

13 Orang

Dokumen terkait

Berkas-berkas kegiatan ini hanya tersedia untuk para Organisasi Masyarakat Sipil yang terdaftar sebagai mitra program Organizational Effectiveness dari the David and Lucile Packard Foundation.

Jika Anda adalah salah satu dari mitra tersebut namun mengalami kesulitan dalam mengakses berkas, silakan layangkan email ke coaching.dlpf@penabulu.id dan berikan penjelasan Anda. Terima kasih!

Masuk ke Akun Anda

[ultimatemember form_id="1821"]

(021) 78848321 / e-learning@penabulu.id

Adalah kerjasama antara Yayasan Penabulu dan The David & Lucile Packard Foundation
@2021. All Rights Reserved